Rabu, 19 Februari 2020

MINUMAN PENGHANGAT TUBUH

MINUMAN PENGHANGAT TUBUH DARI BUAH PISANG KLUTUK

Pada umumnya orang menyikapi cuaca dingin dengan meminum suatu ramuan atau minuman yang dapat menghangatkan tubuh. Minuman yang sering dikonsumsi oleh khalayak diwaktu dingin antara lain kopi, susu, jahe alang-alang, bandrek, dan sejenisnya. Orang luar negeri biasa menepis rasa dingin dengan minuman yang mengandung alkohol karena alkohol dapat membuat badan menjadi hangat. Akan tetapi sebagian orang berpendapat bahwa minuman yang mengandung alkohol dilarang oleh agama sehingga mereka memilih alternatif lain sebagai minuman penghangat tubuh, hal ini terutama terjadi di negara Indonesia. Selain minuman yang telah disebutkan, sebenarnya ada sebuah minuman yang beralkohol tetapi aman untuk badan dan tidak diharamkan oleh agama. Minuman yang dimaksud dikenal dengan nama anggur buah yaitu suatu minuman berbahan dasar buah anggur yang telah difermentasikan. Anggur buah berfungsi untuk menghangatkan badan. Minuman anggur yang diproduksi dari buah anggur murni ini sekarang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, sayangnya harganya semakin melonjak sehingga tidak banyak orang yang bisa menikmatinya. Meskipun minuman anggur buah sudah dikenal, namun masih sedikit orang yang tahu tentang bagaimana proses pembuatan anggur buah ini. Anggur buah merupakan jenis minuman beralkohol, hal ini disebabkan dalam proses pembuatannya menggunakan cara peragian atau fermentasi. Fermentasi merupakan proses peragian yang dilakukan tanpa oksigen, yaitu melalui pemisahan bahan organik yang dilakukan oleh jasad renik, juga merupakan proses pengawetan, karena jumlah mikroba dalam proses tersebut semakin bertambah. Mikroba-mikroba ini dapat mengaktifkan metabolisme anggur yang diolah. Melihat manfaat dari minuman anggur buah yang esensial ini, maka perlu diupayakan buah alternatif sebagai pengganti buah anggur tersebut. Buah-buahan yang dapat digunakan sebagai pengganti buah anggur antara lain buah nanas, jambu biji, jambu mete, apel, mangga, pala, dan pisang. Di antara buah-buahan yang telah disebutkan, buah pisang merupakan buah yang paling mudah diperoleh karena buah pisang hampir ada di setiap musim. Buah Pisang Klutuk Pisang klutuk dengan bahasa latin musa balbisiana disebut juga pisang batu atau pisang biji, merupakan tanaman asli Indonesia. Tergolong dalam famili musaceae. Pusat keanekaragaman genetiknya terdapat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, kemudian menyebar ke seluruh Asia hingga pada akhirnya sampai ke wilayah Jawa. Pisang klutuk merupakan salah satu tanaman hasil perkebunan yang telah lama dikenal oleh masyarakat. Pada umumnya dimanfaatkan pada bagian daunnya saja, sebelumnya hanya tanaman liar dan terpencar-pencar di hutan Malaysia (Setiadi, 1999). Habitat tanaman pisang klutuk biasanya di pinggir hutan yang beriklim tropis. Di Indonesia terdapat berbagai jenis pisang, akan tetapi pisang klutuk merupakan pilihan yang paling tepat sebagai alternatif pengganti buah anggur. Hal ini disebabkan buah pisang klutuk mempunyai kandungan gula paling tinggi di antara jenis pisang yang lain yaitu sebesar 79,94% dari bahan kering (Margono, 2000). Secara umum kandungan buah pisang klutuk cukup tinggi. Daging buahnya mengandung vitamin A, B, dan C serta mineral kalsium (Ca), phospor (P), dan besi (Fe). Sebanyak 25% dari kandungan gula totalnya mudah dicerna oleh tubuh manusia. Kandungan gula tersebut terdiri atas dekstrosa, levulosa, dan sukrosa. Selain kandungan gulanya yang tinggi, pisang klutuk rasanya manis dan baunya. Hal ini sesuai dengan pendapat para tetua yang menyatakan bahwa pisang klutuk adalah buah pisang yang paling enak. Beberapa kelebihan pisang klutuk selain mudah tumbuh dalam waktu relatif singkat, juga tahan terhadap penyakit bila dibandingkan dengan jenis pisang lainnya. Pisang klutuk juga disinyalir dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti sebagai obat berbagai macam pendarahan dan obat diare. Pisang klutuk termasuk pisang kelas rendah. Umumnya pisang ini tidak disukai oleh orang karena bijinya banyak, kulitnya keras dan tebal, serta buahnya tidak dapat dimakan dalam bentuk segar. Hal ini menyebabkan harga jual pisang klutuk di bawah harga pisang jenis lain bahkan kadang dianggap sebagai limbah. Sedangkan buah mudanya yang bijinya belum berkembang sering dimanfaatkan sebagai campuran rujak. Namun buahnya yang matang walau tidak dapat dimakan dalam bentuk segar, mempunyai rasa yang manis dan bau yang harum. Alat-alat dan Bahan Sebelum membuat anggur buah pisang klutuk, alat-alat dan bahan yang dibutuhkan perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Alat-alat yang diperlukan antara lain kompor, panci, baskom, pisau, sendok aduk, penyaring, alu atau penumbuk, pipa plastik atau selang dengan diameter 1 cm, botol, gabus penutup botol, dan lilin atau seletop sebagai perekat. Sedangkan bahan-bahan yang dibutuhkan adalah 1 kg pisang klutuk tanpa kulit yang sudah masak atau sudah tua, 2 ons kecambah atau tauge, 1 kg gula pasir, 3 sendok teh ragi roti, dan air secukupnya. Cara Pembuatan Anggur Buah Pisang Klutuk Kupas buah pisang klutuk yang benar-benar matang agar mendapatkan jasil yang bagus. Potong kecil-kecil kemudian rebus tetapi tidak sampai mendidih. Angkat buah pisang dari panci lalu hancurkan dengan alat penumbuk atau alu. Air rebusan pisang dibuang. Selanjutnya tambahkan air sebanyak 400 ml. Campur hingga rata. Peras bubur buah lalu saring dengan kain penyaring untuk mendapatkan sari buahnya. Rebus kecambah atau tauge dalam satu liter air selama 5 hingga 10 menit. Selanjutnya peras atau remas-remas tauge yang sudah direbus tadi. Campurkan air perasan dengan air rebusannya. Setelah itu saring untuk memperoleh sarinya. Campur air sari buah pisang dengan air sari tauge. Masukkan gula dan tambahkan air sedikit demi sedikit hingga volumenya mencapai 6 liter. Panaskan kedua campuran tersebut selama 15 menit dihitung mulai dari setengah mendidih. Setelah itu saring dengan kain penyaring dan dinginkan dengan cara di angin-anginkan sampai suhunya turun hingga 30ºC. Sementara itu larutkan ragi roti dengan air hangat secukupnya. Tuangkan kedalam campuran kedua sari tersebut pada saat suhunya sudah turun. Setelah agak dingin, sari buah kemudian dimasukkan ke dalam botol hingga benar-benar penuh dan tutup dengan gabus yang diberi lubang kecil untuk memasukkan pipa plastik. Rapatkan lubang gabus dengan lilin. Ujung pipa yang lain yaitu yang berada di luar botol di bentuk seperti huruf U dan masukkan dalam gelas yang telah diisi air untuk menahan udara. Biarkan selama kurang lebih 14 hingga15 hari pada suhu ruangan dan jangan digoyang-goyangkan. Proses fermentasi berlangsung selama 7 hingga 12 hari. Proses fermentasi mengubah kandungan gula pada bahan menjadi alkohol oleh bakteri saccaromyces cerevicea. Ragi roti mulai bekerja aktif bila terlihat ada gelembung-gelembung udara yang naik ke permukaan botol atau gelas yang di isi air. Proses ini ditandai dengan keluarnya bau seperti bau tape. Proses ini akan terlihat nyata setelah hari ke-2 hingga hari ke-15. Proses peragian berlangsung tanpa mem¬butuhkan oksigen. Selama peragian, tidak boleh ada udara yang masuk sehingga seluruh lubang harus ditutup dengan rapat. Gambar Proses Fermentasi Anggur Buah Pisang Klutuk Saring air pisang tersebut setelah mencapai peragian selama 14 sampai 15 hari. Sebelum diminum, anggur buah harus dimasak terlebih dahulu dan di tambah gula pasir secukupnya hingga mendidih. Hal ini disebabkan hampir semua gula yang ditambahkan pada saat pengolahan diubah menjadi alkohol. Cara Penyajian Setelah proses fermentasi selesai dan anggur buah pisang dimasak, masukan ke dalam botol-botol yang sudah disetirilkan. Anggur buah pisang klutuk dapat disajikan dengan menambahkan air hangat dan gula pasir sesuai dengan selera ke dalam gelas. Minuman ini dapat juga disajikan tanpa menambahkan air apabila tahan dengan bau tape yang agak menyengat. Setelah minum anggur buah pisang klutuk, tubuh akan terasa hangat. Kondisi semacam ini akan berlangsung selama kurang lebih 4 sampai dengan 8 jam. Oleh karena itu anggur buah pisang klutuk sangat cocok diminum ketika musim penghujan. Kelebihan lain dari minuman ini adalah dapat tahan hingga sebulan meskipun tanpa bahan pengawet asal tidak dicampur dengan apapun termasuk air. DAFTAR PUSTAKA Anonim. 1999. Produksi Tanaman Sayur dan Buah-buahan di Indonesia Tahun 1997 dan 1998. Jakarta: Biro Pusat Statistik. Budiono. 1994. Minuman Segar dari Pisang Biji, dalam: Kumpulan Kliping Pisang III. Jakarta: PIP Trubus, hlm. 120. Hanafi, I. 1994. Membuat Anggur Pisang Klutuk, dalam: Kumpulan Kliping Pisang III Jakarta: PIP Trubus, hlm 131. Karlis, A. 1994. Bagaimana Caranya Agar Pisang Masak di Atas Batangnya? dalam: Kumpulan Kliping Pisang III. Jakarta: PIP Trubus, hlm. 3. Kusumahadi, M. 1994. Anggur Pisang Klutuk, dalam: Kumpulan Kliping Pisang III. Jakarta: PIP Trubus, hlm 123-125. Saragih, Y.P. 1982. Pembuatan Anggur Pisang Klutuk. Buletin Pusbangtepa, 4(14):29-36. Uji, T. 1990. Pisang Batu, Enseklopedi Nasional Indonesia, jilid 13.Ed. 1. Penerbit: PT Cipta Adi Pustaka.

GEDHANG KLUTHUK IS WONDERFULL

sumber by:https://siswaxismandung.wordpress.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar